3 Cara Mengatasi Kecemasan Berlebihan
Posted by Mangmoch at Selasa, Juni 18, 2013 Labels: All About Tip's, Motivasi Hidup 0 comments
Tips Menghadapi Mutasi
Posted by Mangmoch at Rabu, Juni 12, 2013 Labels: All About Tip's 0 comments
Penyebab sakit gigi dan Penanggulannya
Karies Gigi
Karies adalah nama kolektif untuk kerusakan gigi di enamel (zat di mahkota gigi), sementum (zat di akar gigi), dan dentin (zat di tengah antara mahkota dan akar).Gigi dapat berlubang karena bakteri tertentu yang memproduksi asam laktat dari hasil fermentasi karbohidrat seperti sukrosa, fruktosa, dan glukosa.
Gigi terutama terdiri dari mineral yang secara konstan mengalami proses demineralisasi dan remineralisasi. Demineralisasi terjadi karena pemakaian gigi, terutama karena makan makanan yang mengandung asam. Remineralisasi gigi terjadi dengan bantuan air liur, pasta gigi ber-flouride, dan obat kumur. Ketika pH pada permukaan gigi turun di bawah 5,5 karena asam laktat yang diproduksi bakteri, demineralisasi lebih cepat dari remineralisasi sehingga gigi “tekor” mineral. Hal ini dapat mengarah ke gigi berlubang.
Gigi berlubang harus segera ditangani oleh dokter gigi agar tidak berkembang menjadi parah sehingga harus dicabut, atau bahkan menyebabkan infeksi berbahaya. Dokter gigi akan membor lubang untuk membersihkan kerusakan dan kemudian menambal gigi dengan implan.
Gigi longgar
Gigi longgar dapat terasa sangat menyakitkan saat mengunyah makanan. Penyebab gigi longgar biasanya adalah penyakit pada gusi (gingivitis, periodontitis), meskipun bisa juga disebabkan oleh kecelakaan atau benturan. Untuk mengatasi gigi longgar, dokter gigi harus menghilangkan penyakit pada gusi dengan pembersihan gigi (scaling) dan pengobatan. Gigi yang sedikit goyang masih dapat diperkuat dengan menambatkan ke gigi di dekatnya. Gigi yang goyang ke segala arah harus dicabut.
Erosi gusi
Gusi yang mengalami erosi akan mengekspos akarnya sehingga menjadi sensitif terhadap makanan/minuman panas, dingin dan asam. Erosi gusi bisa disebabkan karena menyikat gigi terlalu keras atau karena penyakit gusi.
Erosi gusi berlangsung bertahap dalam waktu lama sehingga lebih umum pada mereka yang berusia di atas 40 tahun. Penderitanya tidak memperhatikan atau menganggap serius sampai menjadi masalah. Bila penyebab erosi adalah terlalu keras menyikat gigi, Anda harus mengganti sikat dengan yang lebih halus dan mengurangi tekanan.
Erosi gusi hanya bisa dibetulkan dengan cangkok gusi, sebuah prosedur operasi plastik yang hanya bisa dilakukan oleh dokter gigi spesialis.
Infeksi kanal akar gigi
Kanal akar gigi yang terinfeksi bisa sangat menyakitkan dengan rasa nyeri yang menyebar ke daerah lain di wajah dan tengkorak. Tubuh mempertahankan diri dari infeksi sehingga menyebabkan peradangan. Kadang-kadang terjadi abses (nanah) dalam akar gigi yang dapat menetap di dalam tulang rahang pasien selama bertahun-tahun dan terus-menerus menyebarkan bakteri ke dalam aliran darah penderitanya.
Infeksi kanal akar gigi dapat membuat gigi mati sehingga harus dicabut. Mempertahankan gigi mati bukanlah pilihan. Penggunakan herbal, vitamin, atau bahkan resep antibiotik biasanya tidak memecahkan masalah bila tanpa diikuti ekstraksi dan pembersihan kanal akar gigi dan jaringan sekitarnya.
Apa yang dapat Anda lakukan bila sakit gigi?
Rasa sakit yang mengganggu dapat Anda kurangi dengan meminum parasetamol, ponstan atau pereda nyeri lainnya. Bila sakit gigi Anda parah, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter gigi. Jika anda mengalami gejala sakit gigi maka yang anda perlukan sekarang adalah beberapa tips untuk meredakan gejala sakit gigi.
Massage es balok
Es balok siap membantu meringankan sakit gigi Anda. Ah yang benar? bagaimana bisa hilang jika dinginnya saja membuat Anda ngilu? Ikuti triknya di sini, ambil sepotong kecil es balik dan letakkan di antara jari telunjuk dan ibu jari. Pijat perlahan di bagian tersebut, nah kini bisa Anda rasakan perlahan rasa sakit itu mulai hilangkan?
Pemijatan nyaman oleh si es balok menyentuh sel-sel syaraf yang terdapat di sekitar ibu jari dan telunjuk. Pemijatan yang dilakukan si es balok langsung ke pusat syaraf, sehingga 60 – 90% rasa sakit yang Anda rasakan cepat menghilang. Lebih aman daripada pereda sakit kan?
Bawang putih
Potong halus si bawang putih (1 siung bawang putih), kemudian taburkan sedikit garam. Kunyah di daerah yang sakit dan tak lama kemudian rasa sakit di gigi Anda akan menghilang perlahan. Anda juga boleh menggunakannya sebagai terapi untuk memperkuat struktur tulang gigi Anda.
Bawang merah
Tak hanya si bawang putih, namun bawang merah juga mampu meringankan rasa sakit gigi Anda. Selain itu, kandungan enzim dalam bawang merah dapat membantu membunuh kuman-kuman jahat di dalam mulut.
Jeruk nipis
Peras sari jeruk nipis, ulaskan pada bagian gigi yang sakit sesendok demi sesendok setiap 10 menit sampai sari jeruk tersebut habis. Selain kaya akan vitamin C, sari jeruk tersebut juga berfungsi sebagai pereda sakit gigi Anda.
Minyak cengkeh
Anda mungkin tahu bahwa cengkeh adalah salah satu komposisi penyusun rokok. Namun berbeda dengan cengkeh tersebut, sari minyak cengkeh sangat manjur untuk menyelamatkan gigi Anda dari serangan rasa ngilu. Caranya mudah, oleskan minyak cengkeh pada gigi Anda dengan bantuan kapas.
Garam
Tidak dianjurkan untuk mengonsumsi garam secara langsung, bukan karena efek samping, namun rasanya tentu sangat asin bukan? Namun di balik rasa asin ini, kandungan yodium yang tinggi juga meringankan ngilu gigi. Caranya mudah, taburkan garam dalam segelas air mineral hangat. Aduk kemudian gunakan sebagai sarana mouthwash. Berkumurlah setidaknya sampai Anda merasa cukup nyaman dan tak terlalu tersiksa oleh rasa sakit gigi.
Tips jitu tersebut memang sangat sederhana, namun jangan pernah meremehkan khasiatnya ya. Dalam beberapa langkah sederhana saja, obat-obatan alami tersebut mengusir rasa sakit tanpa menimbulkan efek samping yang berbahaya.
Sumber: majalah kesehatan&shvoong)
Posted by Mangmoch at Senin, April 23, 2012 Labels: All About Tip's 0 comments
Cara copy file audio ke cd tanpa software di Windows7
Langkah-langkah yang saya jalani :
1. Masukkan cd kosong ke cdr drive. Sebaiknya dipake cdrw, biar bisa dihapus kalo salah.
2. Masuk explorer, lalu klik drive tersebut. Nanti akan keluar suatu menu pilihan. Beri tanda "cd/audio cd". lalu klik OK.
3. Copy file yang akan di burn ke drive tersebut
4. Klik kanan drive, dan temukan 'burn cd'.
5. Tunggu sampe proses selesai.
Sepertinya, itulah langkah-langkah yang saya lakukan. mohon maaf, karena kata-katanya yang tidak beraturan....
Posted by Mangmoch at Rabu, Februari 22, 2012 Labels: All About Tip's 0 comments
Cara Mengemudi Hemat BBM
Mungkin di antara kita tidak banyak yang menyadari bahwa cara mengemudi yang tepat dapat menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM). Padahal cara mengemudi yang tepat sangat dapat menekan konsumsi BBM dan tentunya akan menghemat pengeluaran. Berikut beberapa kiat mengemudi kendaraan yang dapat menghemat bahan bakar yang berhasil dihimpun oleh BerbagaiHal.
Menghidupkan dan Mematikan Mesin Kendaraan
Memanasi kendaraan tidak perlu terlalu lama, karena kendaraan dan pelumas dengan teknologi terbaru tidak lagi memerlukan pemanasan terlalu lama. Matikan mesin jika memungkinkan, semisal saat berhenti menunggu pada palang pintu perlintasan rel kereta api, lampu lalu lintas atau saat anda menunggu seseorang. Kemudian ketika anda mencoba menghidupkan kendaraan setelahnya, jangan tekan pedal gas. Selain itu, jika anda berhenti di tanjakan, gunakan selalu rem tangan.
Memindahkan Gigi Transmisi Sesegera Mungkin
Pindahkan gigi sebelum jarum RPM mencapai angka 2500 untuk kendaraan berbahan bakar Bensin dan LPG, dan RPM 2000 pada kendaraan bermesin diesel. Dengan menggunakan putaran mesin yang rendah maka konsumsi bahan bakar pun akan berkurang. Beban kerja yang berat pada mesin untuk menghasilkan tenaga akan menjadi pemborosan ketika seorang pengemudi tidak dapat menyesuaikannya dengan penggunaan gigi transmisi yang tepat, tenaga yang besar tidak menjadi maksimal ketika tersalurkan kepada roda-roda penggerak, seharusnya putaran mesin yang dihasilkan tidak terlalu banyak terhambat oleh gigi transmisi bersambung mulus ke roda-roda.
Menggunakan RPM Rendah
Ambil contoh mobil yang digunakan bermesin 4 tak 4 silinder. Mesin ini memerlukan 4 langkah untuk mencapai 1 siklus mesin, yakni langkah isap (campuran O2 dan bahan bakar masuk silinder), kompresi, ekspansi, dan buang. Dalam satu siklus, bahan bakar akan dikonsumsi tiap silinder hanya pada langkah isap. Kalau sekali langkah isap membutuhkan 1 tetes bahan bakar, maka mesin 4 silinder mengkonsumsi 4 tetes bahan bakar pada setiap siklus. Pada mesin tadi setiap siklus diselesaikan dalam 2 putaran (720 derajat). Andai mesin bekerja pada putaran 2.000 RPM, sesungguhnya hanya terjadi 1.000 siklus per menit. Jika pada setiap siklus bahan bakar yang dikonsumsi 4 tetes, maka dalam 1 menit mesin akan menghabiskan 4.000 tetes bahan bakar (1.000 x 4 tetes). Dan jika putaran mesin ditingkatkan menjadi 4.000 RPM, bahan bakar yang dibakar akan bertambah menjadi 8.000 tetes. Jadi, semakin tinggi putaran mesin, semakin banyak pula konsumsi bahan bakarnya. Jumlah silinder juga berpengaruh pada konsumsi bahan bakar. Pada mesin 4 tak 6 silinder misalnya, konsumsi bahan bakarnya akan menjadi 6 tetes/siklus. Pada putaran 2.000 RPM, mesin memerlukan bahan bakar 6.000 tetes/menit (1.000 x 6 tetes). Jika putarannya naik menjadi 4.000 RPM, maka bahan bakar yang dikonsumsi menjadi 12.000 tetes/menit. Faktor lain yang mempengaruhi konsumsi bahan bakar adalah volume silinder. Secara umum, mesin berkapasitas silinder kecil lebih irit ketimbang yang berkapasitas silinder besar. Untuk mesin 1.300 cc misalnya, volume satu tetes bahan bakar mungkin cuma 0,1 ml. Sementara pada mesin 2.000 cc, 1 tetes bahan bakar bisa mencapai volume 0,2 ml. Jadi, jika kedua mesin sama-sama bekerja pada 2.000 RPM, mesin 4 tak 1.300 silinder hanya mengkonsumsi 0,4 l dan mesin 4 tak 2.000 cc menghabiskan 0,8 l bahan bakar.
Menggunakan Kecepatan Konstan
Kendaraan rata-rata hanya memerlukan 5 HP (Horse Power) pada kecepatan konstan di 50 Km/jam, dan lebih kurang 25 HP pada kecepatan 120 Km/jam (tenaga yang diperlukan semakin meningkat seiring dengan kecepatan kendaraan). Sisa tenaga yang ada pada mesin akan terpakai untuk akselerasi yang dilakukan si pengemudi. Oleh karena itu menjaga agar kecepatan tetap konstan akan membuat pemakaian tenaga dan bahan bakar menjadi hemat. Selain itu, kecepatan tinggi juga memberi andil dalam pemborosan bahan bakar. Dalam dunia aerodinamika dikenal istilah hambatan angin. Makin kencang kendaraan dipacu, hambatan angin yang harus dilawan mesin kendaraan juga akan meningkat. Akibatnya terjadi konsumsi bahan bakar ekstra. Gangguan ini mulai terasa pada kecepatan 60 Km/jam ke atas. Pada kecepatan 80 Km/jam, diperlukan tambahan sekitar 15 persen bahan bakar untuk melawan hambatan angin. Bahan bakar ekstra ini meningkat lagi bila kecepatan mencapai 100 km/jam, yakni sebesar 35 persen.
Mengemudi di Jalanan Berbukit
Mengemudi di area perbukitan sangat penting untuk melakukan manajemen kecepatan. Usahakan pergerakan kendaraan dengan menggunakan tenaga yang kecil. Ini dapat dimungkinkan jika putaran RPM rendah, pertahankan agar kendaraan bergulir sedemikian rupa tanpa menggunakan RPM tinggi dan gigi rendah. RPM tinggi pada permukaan licin (off road) sering membuat cengkraman pada roda penggerak terlepas yang akhirnya membuat kendaraan tidak dapat mencapai permukaan yang lebih tinggi.
Menghindari Kemacetan Lalu Lintas Dalam kemacetan.
Sekitar 20 persen waktu dari kerja mesin dihabiskan dalam 0 km/jam alias berhenti. Berhenti dengan mesin hidup sama artinya dengan membuang bahan bakar. Ketika kendaraan mulai diakselerasi (digas), mesin harus mengatasi gaya inersia yang timbul akibat percepatan dengan cara membakar bahan bakar tambahan. Namun, baru beberapa meter bergerak, kendaraan sudah harus mengalami deselerasi (direm) hingga berhenti kembali. Pada waktu itulah sejumlah bahan bakar yang terlanjur meninggalkan tangki tidak akan terbakar dan terbuang secara percuma. Selain itu, sebagian pengendara juga meraung-raungkan mesin kendaraannya dan ada pula kecenderungan untuk akselerasi-deselerasi secara mendadak. Semua ini jelas akan membuang bahan bakar dengan percuma.
Melakukan Perlambatan dengan Halus
Usahakan untuk mengatur kecepatan kendaraan dan jarak dengan kendaraan di depan supaya bisa mengurangi pengereman yang tidak perlu. Mobil-mobil yang dibuat di atas tahun 2000 umumnya dilengkapi dengan sistem injeksi elektronik yang memiliki fuel cut off, yaitu kemampuan memutuskan pasokan bahan bakar ke ruang mesin saat melakukan perlambatan mesin (Engine Brake). Keuntungannya, seorang pengemudi dapat mengangkat pedal gas setiap saat perlambatan tanpa terlalu banyak dibantu dengan pengereman pada roda-roda. Pada kendaraan yang menggunakan karburator tanpa eletronik fuel cut off, saat melakukan perlambatan, lakukan dengan halus dan bertahap dengan gigi transmisi tetap masuk (tidak netral).
Menggunakan Teknik Menikung yang Benar
Menikung dengan benar dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Pandangan jauh ke depan dan lakukan perlambatan sehalus mungkin. Jika diperkirakan kondisi aman lakukan perlambatan tanpa menggunakan pedal rem dan ambil jalur paling pendek, dengan demikian faktor reduksi rotasi roda kecil. Gunakan gigi rendah (engine brake), namun jika sudah melewati tikungan jangan menginjak gas terlalu besar. Cara mengemudi dengan kecepatan tinggi, mengerem tajam dan meningkung tajam selanjutnya berakselarasi dengan cepat (gaya balap) tidak saja akan meningkatkan pemakaian bahan bakar tetapi juga akan memperpendek umur komponen kendaraan.
Memperhatikan Aerodinamika Kendaraan
Pembuatan sebuah mobil akan melalui serangkaian ujian. Salah satunya adalah tes aerodinamika yang dilakukan melalui sebuah terowongan angin. Semakin kecil hambatan angin yang diperoleh oleh sebuah mobil, maka semakin hemat konsumsi bahan bakar kendaraan tersebut. Namun, terdapat hal-hal lain yang dapat mengganggu aerodinamika kendaraan. Terganggunya aerodinamika kendaraan akan mengakibatkan tahanan menjadi semakin besar dan tentu mengakibatkan konsumsi bahan bakar akan lebih besar pula. Hal-hal yang dapat mengganggu aerodinamika kendaraan diantaranya seperti pemakaian ban dengan permukaan lebar, penempatan rak di atas kendaraan, membawa barang di luar kendaraan, membuka kaca pintu pada saat kecepatan tinggi. Hal-hal tersebut akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros. Selain itu, sebaiknya anda tidak membawa barang-barang yang tidak perlu. Semakin berat suatu kendaraan maka akan semakin tinggi konsumsi bahan bakar yang diperlukan.
Menjaga Tekanan Angin Ban Kendaraan
Periksa tekanan angin setidaknya 2 minggu sekali. Pemeriksaan tekanan angin harus dilakukan dalam keadaan ban dingin atau dapat dilakukan paling jauh kurang dari 3 km jarak tempuh. Sesuaikan tekanan ban dengan standar yang direkomendasikan oleh pabrik. Biasanya tabel tekanan ban tertera di bagian dalam pintu depan kanan mobil. Sebaiknya anda menambahkan tekanan ban 1–2 psi di atas standar agar tekanan ban tidak segera turun mencapai tekanan di bawah standar. Langkah ini terbukti dapat menghemat bahan bakar hingga 10 persen. Pada prinpsipnya, hambatan friksi permukaan ban dan permukaan jalan tidak terlalu besar, tekanan angin yang kurang 25 persen dari ukuran normal akan meningkatkan traksi roda sekitar 10 persen dan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 2 persen. Tetapi tekanan angin yang berlebih juga dapat membuat efek negatif. Traksi roda akan berkurang pada kecepatan tinggi. Jarak pengereman pun akan semakin panjang sehingga ketahanan komponen kaki–kaki kendaraan akan menjadi lebih singkat.
Melakukan Perawatan dan Pemeliharaan Kendaraan
Periksalah kendaraan anda secara berkala, jaga agar kendaraan anda selalu dalam kondisi optimal. Gantilah pelumas kendaraan sesuai menurut dengan buku manual kendaraan. Jaga agar aki tidak sampai kekurangan karena aki yang lemah akan membuat anda harus berusaha berulang kali untuk menghidupkan kendaraan yang tentunya akan menambah konsumsi bahan bakar. Pastikan pula tidak ada kebocoran pada tangki, pompa, dan pipa saluran bahan bakar agar tak ada bahan bakar yang terbuang percuma. Caranya, dengan memeriksa sambungan las, seal, dan kekencangan baut yang ada.
Sumber referensi: http://www.berbagaihal.com/2011/06/cara-mengemudi-yang-tepat-untuk.html
Posted by Mangmoch at Minggu, Januari 08, 2012 Labels: All About Tip's 0 comments
Duduk Istirahat, Hukum dan Caranya
Dinukil dari :
http://www.syariahonline.com/v2/shalat/2311-duduk-istirahat-hukum-dan-caranya.html
Assalamualaikum warahmatullahi,wabarakatuh, semoga kebahagiaan dan Kesejukan Rahmat Nya selalu menaungi hari hari ustad..Seperti yang kita tau,ada didalam shalat yang dinamakan duduk istirat dalam dunia fiqh, yaitu duduk setelah sujud ke 2 pada bilangan rakaat yang ganjil, yang ingin saya tanyakan ialah: Apakah dari sujud ke 2 tersebut jika hendak duduk istirahat mengucapkan takbir terlebih dahulu, kemudian mengucap takbir lagi untuk bangkit menuju rakaat berikutnya..??atau bagaimana yang sesuai tuntunan rasul..?? Trima kasih banyak atas waktu dan perhatiannya. Wassalammualaikum wr.wb.
Jawaban
Assalamu alaikum wr.wb.
Yang dimaksud dengan duduk istirahat di sini adalah duduk sejenak setelah sujud kedua dari rakaat pertama dalam shalat dua rakaat atau dari rakaat pertama dan ketiga pada shalat empat rakaat yang dilakukan sebelum bangkit berdiri. Hal itu berlaku entah pada shalat wajib atau shalat sunnah.
Dalam menetapkan hukumnya para ulama berbeda pendapat:
1. Sebagian mengatakan tidak dianjurkan. Di antaranya sahabat Umar, Ali, Ibn Mas'ud, Ibn Umar, dan Ibn Abbas ra, imam Abu Hanifah, al-Tsauri, Malik, Ahmad dalam salah satu dari kedua riwayat darinya yang paling terkenal, dan satu pandangan dari kalangan Syafii.
2. Sebagian lagi berpendapat bahwa duduk istirahat dianjurkan. Ini adalah pendapat Abu Qatadah ra, Abu Qilabah, dan kalangan Syafii.
3. Sebagian lagi berpendapat bahwa ia dibolehkan dan dianjurkan bagi yang membutuhkan dan tidak dianjurkan bagi yang kuat. Ini adalah pandangan Syeikhul Islam Ibn Taymiyyah rahimahullah.
Sementara caranya adalah duduk dengan cara iftirasy (seperti duduk antara dua sujud) lalu berdiri entah dengan menyandarkan kekuatan pada kedua tangannya atau dengan kedua kakinya tanpa mengucapkan takbir. Artinya cukup dengan takbir di saat bangkit dari sujud.
Wallahu a'lam bish-shawab.
Wassalamu alaikum wr.wb.
Posted by Mangmoch at Kamis, September 15, 2011 Labels: All About Tip's 0 comments
Demam Berdarah Dengue, Masalah dan Cara Penanggulangannya
www.idai.or.id/hottopics/detil.asp?q=20
Apa Itu Demam Berdarah Dengue?
Penyakit demam berdarah adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus. Dikenal bermacam-macam jenis virus penyebab penyakit demam berdarah, tetapi di Indonesia hanya terdapat 2 jenis virus penyebab demam berdarah yaitu virus dengue dan virus chikungunya. Diantara kedua jenis virus yang terdapat di negeri kita, virus dengue merupakan penyebab terpenting dari demam berdarah. Oleh karena itu, penyakit demam berdarah yang kita kenal tepatnya bernama demam berdarah dengue, sesuai dengan nama virus penyebab.
Virus dengue sebagai penyebab penyakit demam berdarah dengue, merupakan mikroorganisme yang sangat kecil hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Virus hanya dapat hidup di dalam sel hidup, maka demi kelangsungan hidupnya, virus harus bersaing dengan sel manusia yang ditempati terutama untuk kebutuhan protein. Apabila daya tahan tubuh seseorang yang terkena infeksi virus tersebut rendah, sebagai akibatnya sel jaringan akan semakin rusak bila virus tersebut berkembang banyak maka fungsi organ tubuh tersebut baik, maka akan sembuh dan timbul kekebalan terhadap virus dengue yang pernah masuk ke dalam tubuhnya.
Penyakit demam berdarah dengue mengenai seseorang melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang menularkan penyakit adalah nyamuk betina dewasa. Nyamuk betina memerlukan darah manusia atau binatang untuk hidup dan berkembang biak. Apabila di sekitar tempat bersarang nyamuk tersebut dijumpai seseorang yang sedang sakit demam berdarah penyakit demam berdarah dengue ringan atau berat. Bila daya tahan tubuh baik dan virus tidak ganas, maka derajat penyakit tidak berat. Sebaliknya apabila daya tahan tubuh rendah seperti pada anak-anak, penyakit infeksi dengue ini dapat menjadi berat bahkan dapat mematikan.
Seperti halnya virus yang lain (misalnya influenza, campak) sebagian besar penderita anak sembuh dengan sendirinya, baik diobati maupun tidak diobati oleh karena penyakit virus bersifat self limiting disease. Jadi, penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus mempunyai keunikan yaitu datang mendadak, penyakit akan berjalan terus walaupun diobati, dan akhirnya akan sembuh dengan sendirinya tergantung dari ketahanan tubuh orang yang terkena. Jadi, apa gunanya diobati? Sebenarnya yang diobati adalah gejala yang timbul sebagai ‘akibat ulah’ virus yang berakhir timbul gejala demam, syok, maupun perdarahan, oleh karena sampai sekarang belum ada obat yang dapat membunuh virus dengue, maka harapan lainnya adalah dibuatnya vaksin dengue, yang sampai saat ini masih dalam taraf penelitian dan belum beredar.
Siapa Saja yang Terkena Demam Berdarah Dengue?
Demam berdarah dengue merupakan penyakit yang senantiasa ada sepanjang tahun di negeri kita, oleh karena itu disebut penyakit endemis. Penyakit ini menunjukkan peningkatan jumlah orang yang terserang setiap 4-5 tahun. Kelompok umur yang sering terkena adalah anak-anak umur 4-10 tahun, walaupun dapat pula mengenai bayi dibawah umur 1 tahun. Akhir-akhir ini banyak juga mengenai orang dewasa muda umur 18-25 tahun. Laki-laki dan perempuan sama-sama dapat terkena tanpa terkecuali.
Cara hidup nyamuk terutama nyamuk betina yang menggigit pada pagi dan siang hari, kiranya menjadi sebab mengapa anak balita mudah terserang demam berdarah. Nyamuk Aedes yang menyenangi tempat teduh, terlindung matahari, dan berbau manusia, oleh karena itu balita yang masih membutuhkan tidur pagi dan siang hari seringkali menjadi sasaran gigitan nyamuk. Sarang nyamuk selain di dalam rumah, juga banyak dijumpai di sekolah, apalagi bila keadaan kelas gelap dan lembab. Sasaran berikutnya adalah anak sekolah yang pada pagi dan siang hari berada di sekolah. Disamping nyamuk Aedes aegypti yang senang hidup di dalam rumah, juga terdapat nyamuk Aedes albopictus yang dapat menularkan penyakit demam berdarah dengue. Nyamuk Aedes albopictus hidup di luar rumah, di kebun yang rindang, sehingga anak usia sekolah dapat juga terkena gigitan oleh nyamuk kebun tersebut di siang hari tatkala sedang bermain. Faktor daya tahan anak yang belum sempurna seperti halnya orang dewasa, agaknya juga merupakan faktor mengapa anak lebih banyak terkena penyakit demam berdarah dengue dibandingkan orang dewasa.
Di perkotaan, nyamuk sangat mudah terbang dari satu rumah ke rumah lainnya dari rumah ke kantor, atau tempat umum seperti tempat ibadah, dan lain-lain. Oleh karena itu, orang dewasa pun menjadi sasaran berikutnya setelah anak-anak. Terutama dewasa muda (18-25 tahun) sesuai dengan kegiatan kelompok ini pada siang hari di luar rumah. Walaupun demikian, pada umumnya penyakit demam berdarah dengue dewasa lebih ringan daripada anak.
Gejala Awal
Gejala klinis demam berdarah dengue pada saat awal penyakit (hari demam 1-3) dapat menyerupai penyakit lain seperti radang tenggorokan, campak, dan tifus. Gejala yang membedakan satu dengan yang lain yaitu gejala yang menyertai gejala demam berdarah seperti tertera di atas.
a. Demam
Demam pada penyakit demam berdarah ini secara mendadak dan berkisar antara 38,50C-400C, Pada anak-anak terjadi peningkatan suhu yang mendadak. Pagi hari anak masih dapat sekolah dan bermain, mendadak sore harinya mengeluh demam sangat tinggi. Demam akan terus menerus baik pada pagi maupun malam hari dan hanya menurun sebentar setelah diberikan obat penurun panas. Pada anak yang lebih besar atau pada orang dewasa pada saat gejala awal seringkali tidak begitu dihiraukan oleh karena demam datang dengan tiba-tiba. Mereka tetap melakukan kegiatan seperti biasanya dan baru merasakan sakit bila timbul gejala berikutnya yaitu lesu, tidak enak makan dan lain sebagainya.
b. Lesu
Disamping demam tinggi dan mendadak penderita demam berdarah dengue akan mengeluh atau terlihat lesu dan lemah. Seluruh badan lemah seolah tidak ada kekuatan, pada anak yang masih kecil tidak dapat mengeluh tetapi anak yang biasanya aktif kali ini tidak mau bermain lagi dan lebih senang diam duduk atau tiduran. Badan akan makin bertambah lemah oleh karena nafsu makan menghilang sama sekali baik minum maupun makan, rasa mual dan rasa tidak enak di perut dan didaerah ulu hati menyebabkan semua makanan dan minuman yang dimakan keluar lagi. Rasa mual, muntah dan nyeri pada ulu hati akan makin bertambah bila penderita minum obat penurun panas yang dapat merangsang lambung (lihat Bagian 3 mengenai Pengobatan). Pada anak kecil dapat disertai mencret 3-5 kali sehari, cair, tanpa lendir. Jadi, bila seorang anak menderita mencret disertai demam tinggi kita harus waspada demam berdarah apalagi terjadi pada bayi atau anak kecil di bawah umur 2 tahun. Demam berdarah dengue sebagai penyakit virus sering menyebabkan muka dan badan anak kemerahan seperti “udang rebus” (flushing) dan bila dipegang badan sangat panas.
c. Nyeri Perut
Nyeri perut merupakan gejala yang penting pada demam berdarah dengue. Gejala ini tampak jelas pada anak besar atau dewasa oleh karena mereka telah dapat merasakan. Nyeri perut dapat dirasakan di daerah ulu hati dan daerah di bawah lengkung iga sebelah kanan. Nyeri perut di bawah lengkung iga sebelah kanan lebih mengarah pada penyakit demam berdarah dengue dibandingkan nyeri perut pada ulu hati. Penyebab dari nyeri perut di bawah lengkung iga sebelah kanan ini adalah pembesaran hati (liver) sehingga terjadi peregangan selaput yang membungkus hati. Pada gejala selanjutnya dapat diikuti dengan perdarahan pembuluh darah kecil pada selaput tersebut. Sedangkan nyeri perut di daerah ulu hati yang menyerupai gejala sakit lambung (sakit maag) dapat juga disebabkan oleh rangsangan obat penurun panas khususnya obat golongan aspirin atau asetosal. Untuk memastikan adanya nyeri perut ini dapat dilakukan penekanan (perabaan disertai penekanan) pada daerah ulu hati dan di bawah lengkung iga sebelah kanan, terutama pada anak yang belum dapat mengeluh. Perlu diperhatikan bahwa nyeri perut dapat menyerupai gejala radang usus buntu. Letak usus buntu pada daerah perut sebelah kanan bawah dekat pangkal paha kanan. Jadi bila terdapat peradangan usus buntu akan terasa sakit bila ditekan di daerah perut sebelah kanan bawah, tetapi pada anak-anak perasaan nyeri perut dapat menjalar dan dirasakan pada daerah pusar sehingga kadangkala sulit dibedakan dengan nyeri perut pada demam berdarah dengue. Apalagi gejala radang usus buntu juga disertai dengan demam, muntah, dan nyeri perut. Pada pengalaman kami sekitar 2/3 penderita demam berdarah dengue pada anak besar dan dewasa mengeluh nyeri perut, oleh karena itu bila terdapat nyeri perut disertai demam tinggi harus waspada.
d. Tanda Perdarahan
Pada awal penyakit demam berdarah dengue, tanda perdarahan yang terjadi adalah perdarahan yang tergolong ringan. Perdarahan kulit merupakan perdarahan yang terbanyak ditemukan. Bintik kemerahan sebesar ujung jarum pentul menyerupai bintik gigitan nyamuk. Maka, untuk membedakan bintik merah yang disebabkan oleh karena perdarahan pada demam berdarah dengan bintik karena gigitan nyamuk, carilah juga di daerah yang terlindung pakaian (misalnya dada dan punggung) sehingga hampir dapat dipastikan terlindung dari gigitan nyamuk. Kemudian coba tekan bintik merah tersebut: bila menghilang itu berarti gigitan nyamuk dan sebaliknya bila menetap itu adalah perdarahan kulit, juga pada perabaan pada gigitan nyamuk akan teraba menonjol sedangkan pada demam berdarah bintik tersebut rata dengan permukaan kulit. Hal ini karena pada gigitan nyamuk bintik merah disebabkan oleh pelebaran pembuluh darah sebagai akibat dari reaksi terhadap “racun” yang terdapat di dalam kelenjar liur nyamuk dan bukan karena perdarahan kulit. Bintik merah pada demam berdarah tidak bergerombol seperti halnya bintik merah pada campak, tetapi terpisah satu-satu.
Perdarahan lain yang sering ditemukan adalah mimisan. Terutama pada anak perlu diperhatikan apakah anak sering menderita mimisan sebelumnya. Mimisan, terbanyak disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di daerah selaput lendir hidung yang disebabkan oleh rangsangan baik dari dalam ataupun dari luar tubuh seperti demam tinggi, udara yang terlampau dingin, udara yang terlampau panas, terlampau letih sehingga kurang istirahat atau makan kurang teratur, dan sebagainya. Bila anak pernah menderita mimisan sebelumnya, maka mimisan mungkin tidak berbahaya; tetapi pada seorang anak yang belum pernah mimisan kemudian demam tinggi dan mimisan maka perlu diwaspadai. Gejala perdarahan lain yang dapat dijumpai adalah haid yang berlebihan pada anak perempuan atau lebam pada kulit bekas pengambilan darah, dan perdarahan gusi.
e. Gejala Lain
Seorang anak yang mempunyai riwayat kejang bila demam, pada saat demam tinggi dapat terjadi kejang. Walaupun harus difikirkan juga adanya penyakit infeksi lain seperti radang otak atau selaput otak, terutama bila anak setelah kejang tidak sadar kembali. Gejala lain yang sering dikeluhkan oleh anak besar atau orang dewasa menyertai penyakit demam berdarah dengue adalah nyeri kepala, nyeri di belakang mata, rasa pegal-pegal pada otot dan sendi. Keluhan-keluhan ini pada orang dewasa sangat mengganggu sehingga cepat mencari pengobatan, sedangkan anak-anak biasanya belum mengeluh atau keluhan tersebut tidak dirasakan mengganggu.
GEJALA LANJUTAN
Gejala selanjutnya terjadi pada hari sakit ke3-5, merupakan saat-saat yang berbahaya pada penyakit demam berdarah dengue. Suhu badan akan turun, jadi seolah-olah anak sembuh oleh karena tidak demam lagi. Yang perlu diperhatikan saat ini, adalah tingkah laku si anak. Apabila demam menghilang, anak tampak segar dan mau bermain serta mau makan/ minum biasanya termasuk demam dengue ringan; tetapi apabila demam menghilang tetapi anak bertambah lemah, ingin tidur, dan tidak mau makan/ minum apapun apalagi disertai nyeri perut, ini merupakan tanda awal terjadinya syok. Keadaan syok merupakan keadaan yang sangat berbahaya oleh karena semua organ tubuh akan kekurangan oksigen dan hal ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat.
Tanda-tanda syok harus dikenali dengan baik bila kita merawat anak yang dicurigai menderita demam berdarah, atau anak yang telah demam tinggi selama 3 hari atau lebih. Anak tampak gelisah atau bila syok berat anak menjadi tidak sadarkan diri, nafas cepat seolah-olah sesak nafas. Seluruh badan teraba dingin dan lembab, perasaan dingin yang paling mudah dikenal bila kita meraba kaki dan tangan penderita. Bibir dan kuku tampak kebiruan menggambarkan pembuluh darah di bagian ujung mengkerut sebagai kompensasi untuk memompa darah yang lebih banyak ke jantung. Anak akan merasa haus, serta kencing berkurang atau tidak ada kencing sama sekali. Syok akan mudah terjadi bila anak sebelum terjadi syok, kurang atau tidak mau minum.
Apabila syok yang telah diterangkan sebelumnya tidak diobati dengan baik maka akan menyusul gejala berikutnya yaitu perdarahan dari saluran cerna. Perdarahan saluran cerna ini dapat ringan atau berat tergantung dari berapa lama syok terjadi sampai diobati dengan tepat. Penurunan kadar oksigen di dalam darah akan memicu terjadinya perdarahan, makin lama syok terjadi makin rendah kadar oksigen di dalam darah maka makin hebat perdarahan yang terjadi. Pada awalnya perdarahan saluran cerna tidak terlihat dari luar, oleh karena terjadi di dalam perut. Yang akan tampak hanya perut yang semakin lama semakin membuncit dan nyeri bila diraba. Selanjutnya akan terjadi muntah darah dan berak darah/ berak hitam. Pada saat terjadi perdarahan hebat penderita akan sangat kesakitan, tetapi bila syok sudah lama terjadi penderita pada umumnya sudah tidak sadar lagi. Perdarahan lain yang dapat terjadi adalah perdarahan di dalam paru. Anak akan lebih sesak lagi, maikn gelisah, dan sangat pucat. Kematian makin dipercepat dengan adanya perdarahan di dalam otak.
Pada hari sakit keenam dan seterusnya, merupakan saat penyembuhan. Saat ini demam telah menghilang dan suhu menjadi normal kembali, tidak dijumpai lagi perdarahan baru, dan nafsu makan timbul kembali. Pada umumnya, setelah seseorang sembuh dari sakitnya anak masih tampak lemah, muka agak sembab disertai perut agak tegang tetapi beberapa hari kemudian kondisi badan anak akan pulih kembali normal tanpa gejala sisa. Sebagai tanda penyembuhan kadangkala timbul bercak-bercak merah menyeluruh di kedua kaki dan tangan dengan bercak putih diantaranya, pada anak besar mengeluh gatal pada bercak tersebut. Jadi, bila telah timbul bercak merah yang sangat luas di kaki dan tangan anak itu pertanda anak telah sembuh dan tidak perlu dirawat lagi.
Pertolongan Pertama pada Penderita Demam Berdarah Dengue
Seorang yang menderita penyakit demam berdarah pada awalnya akan menderita demam tinggi. Dalam keadaan demam ini tubuh banyak kekurangan cairan oleh karena terjadi penguapan yang lebih banyak daripada biasa. Cairan tubuh makin berkurang bila anak terus menerus muntah atau tidak mau minum. Maka pertolongan pertama yang terpenting adalah memberikan minum sebanyak-banyaknya.
Berikanlah minum kirakira 2 liter (8 gelas) dalam satu hari atau 3 sendok makan setiap 15 menit. Minuman yang diberikan sesuai selera anak misalnya air putih, air teh manis, sirup, sari buah, susu, oralit, softdrink, dapat juga diberikan nutricious diet yang banyak beredar saat ini. Dengan memberikan minum banyak diharapkan cairan dalam tubuh tetap stabil. Untuk memantau bahwa cairan tidak kurang, perhatikan jumlah kencing anak. Apabila anak banyak buang air kecil, minimal 6 kali dalam satu hari berarti jumlah cairan yang diminum anak mencukupi.
Demam yang tinggi demikian juga akan mengurangi cairan tubuh dan dapat menyebabkan kejang pada anak yang mempunyai riwayat kejang bila demam tinggi, oleh karena itu harus segera diberikan obat penurun panas. Untuk menurunkan demam, berilah obat penurun panas. Untuk jenis obat penurun panas ini harus dipilih obat yang berasal dari golongan parasetamol atau asetaminophen, jangan diberikan jenis asetosal atau aspirin oleh karena dapat merangsang lambung sehingga akan memperberat bila terdapat perdarahan lambung. Kompres dapat membantu bila anak menderita demam terlalu tinggi sebaiknya diberikan kompres hangat dan bukan kompres dingin, oleh karena kompres dingin dapat menyebabkan anak menggigil. Sebagai tambahan untuk anak yang mempunyai riwayat kejang demam disamping obat penurun panas dapat diberikan obat anti kejang.
Pada awal sakit yaitu demam 1-3 hari, seringkali gejala menyerupai penyakit lain seperti radang tenggorokan, campak, atau demam tifoid (tifus), oleh sebab itu, diperlukan kontrol ulang ke dokter apabila demam tetap tinggi 3 hari terus menerus apalagi anak bertambah lemah dan lesu. Untuk membedakan dengan penyakit lain seperti tersebut di atas, pada saat ini diperlukan pemeriksaan darah dapat dilakukan. Pemeriksaan darah diperlukan untuk mengetahui apakah darah cenderung menjadi kental atau lebih. Bila keadaan anak masih baik, artinya tidak ada tanda kegawatan dan hasil laboratorium darah masih normal, maka anak dapat berobat jalan. Kegawatan masih dapat terjadi selama anak masih demam, sehingga pemeriksaan darah seringkali perlu diulang kembali.
Kapan Penderita Harus Dibawa ke Rumah Sakit ?
Seorang yang diduga menderita demam berdarah akan mengalami bahaya bila mendapat syok dan perdarahan hebat. Untuk mencegah hal-hal tersebut, maka penderita dianjurkan dirawat di rumah sakit. Seseorang harus dirawat apabila menderita dianjurkan dirawat di rumah sakit. Seseorang harus dirawat apabila menderita gejala-gejala di bawah ini:
1. Demam terlalu tinggi (lebih dari 390C atau lebih)
2. Muntah terus menerus
3. Tidak dapat atau tidak mau minum sesuai anjuran
4. Kejang
5. Perdarahan hebat, muntah atau berak darah
6. Nyeri perut hebat
7. Timbul gejala syok, gelisah atau tidak sadarkan diri, nafas cepat, seluruh badan teraba dan lembab, bibir dan kuku kebiruan, anak merasa haus, kencing berkurang atau tidak ada sama sekali
8. Hasil laboratorium menunjukkan peningkatan kekentalan darah dan atau penurunan jumlah trombosit.
Perlu diingatkan, pada saat mengantar penderita untuk dirawat; sesaat setelah tiba di rumah sakit segera beritahukan kepada perawat bahwa anak ini kemungkinan menderita demam berdarah. Pemberitahuan ini perlu disampaikan kepada perawat atau dokter yang menerima pertama kali untuk mendapat pertolongan lebih cepat. Penderita dalam keadaan kegawatan, memerlukan pertolongan segera dan makin cepat ditolong makin besar kemungkinan untuk sembuh kembali.
Apabila salah satu anggota keluarga menderita sakit demam berdarah, akan mudah menular melalui gigitan nyamuk (ingat sifat nyamuk yang dapat menggigit beberapa orang secara berturut-turut. Jadi, bila ada anggota keluarga lain yang menderita demam segera berobat untuk memastikan apakah tertular demam berdarah atau tidak.
PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE
Pencegahan penyakit demam berdarah mencakup
· Terhadap nyamuk perantara yaitu
o pemberantasan nyamuk Aedes aegypti induk dan telurnya
· Terhadap diri kita
o memperkuat daya tahan tubuh
o melindungi dari gigitan yamuk
· Terhadap lingkungan dengan tujuan mengubah perilaku hidup sehat terutama kesehatan lingkungan
Penyuluhan Bagi Masyarakat
Seperti diuraikan di atas bahwa sampai sekarang belum ada obat yang dapat membunuh virus dengue ataupun vaksin demam berdarah, maka upaya untuk pencegahan demam berdarah ditujukan pada pemberantasan nyamuk beserta tempat perindukannya. Oleh karena itu, dasar pencegahan demam berdarah adalah memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat bagaimana cara memberantasan nyamuk dewasa dan sarang nyamuk yang dikenal sebagai pembasmian sarang nyamuk atau PSN. Demi keberhasilan pencegahan demam berdarah, PSN harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat, baik di rumah, di sekolah, rumah sakit, dan tempat-tempat umum seperti tempat ibadah, makam, dan lain-lain. Dengan demikian masyarakat harus dapat mengubah perilaku hidup sehat terutama meningkatkan kebersihan lingkungan.
Cara Memberantas Jentik
Cara memberantas jentik dilakukan dengan cara 3 M yaitu menguras, menutup, dan mengubur, artinya :
* Kuras bak mandi seminggu sekali (menguras),
* Tutup penyimpanan air rapat-rapat (menutup),
* Kubur kaleng, ban bekas, dll. (mengubur).
Kebiasaan-kebiasaan seperti mengganti dan bersihkan tempat minum burung setiap hari atau mengganti dan bersihkan vas bunga, seringkali dilupakan. Kebersihan di luar rumah seperti membersihkan tanaman yang berpelepah dari tampungan air hujan secara teratur atau menanam ikan pada kolam yang sulit dikuras, dapat mengurangi sarang nyamuk.
Pada kolam atau tempat penampungan air yang sulit dikuras dapat diraburkan bubuk abate yang dapat ditaburkan bubuk abate yang dapat membunuh jentik. Bubuk abate ini dapat dibeli di apotek.
Pedoman Penggunaan Bubuk Abate (Abatisasi)
* Satu sendok makan peres (10 gram) untuk 100 liter air
* Dinding jangan disikat setelah ditaburi bubuk abate
* Bubuk akan menempel di dinding bak/ tempayan/ kolam
* Bubuk abate tetap efektif sampai 3 bulan
Cara Memberantas Nyamuk Dewasa
Untuk memberantas nyamuk dewasa, upayakan membersihkan tempat-tempat yang disukai oleh nyamuk untuk beristirahat.
Kurangi Tempat Untuk Nyamuk Beristirahat
* Jangan menggantung baju bekas pakai (nyamuk sangat suka bau manusia)
* Pasang kasa nyamuk pada ventilasi dan jendela rumah
* Lindungi bayi ketika tidur di pagi dan siang hari dengan kelambu
* Semprot obat nyamuk rumah pagi & sore (jam 8.00 dan 18.00)
* Perhatikan kebersihan sekolah, bila kelas gelap dan lembab, semprot dengan obat nyamuk terlebih dahulu sebelum pelajaran mulai
* Pengasapan (disebut fogging) hanya dilakukan bila dijumpai penderita yang dirawat atau menginggal. Untuk pengasapan diperlukan laporan dari rumah sakit yang merawat.
Tip’s Cara Menanggulangi Penyakit Demam Berdarah Dengue
Diagnosis dini
* Awal mirip penyakit lain, maka perlu waspada
* Perlu alat penunjang (laboratorium)
* Perhatikan tanda kegawatan
* Perlu monitor berkala : gejala dan laboratorium
Pengobatan
* Awal penyakit: masalah demam, berakibat obat anti demam
* Upayakan cukup cairan
* Penggantian cairan (minum & infus)
* Obat lain tergantung komplikasi yang timbul
Perhatian Khusus
* Demam 3 hari atau lebih tanpa sebab
* Obat turun panas : parasetamol, bukan asetosal
* Minum banyak, jenis sesuai selera
* Jangan memeriksakan darah tanpa persetujuan dokter
* Pemeriksaan darah sebaiknya pada demam hari ke–3 atau lebih
* Tidak perlu panik bila anak masih mau minum banyak
* Bila serumah ada kasus DBD, setiap anak yang menderita demam segera berobat
Posted by Mangmoch at Selasa, Juni 22, 2010 Labels: All About Tip's, Konsultasi Pilihan 0 comments